Belanda Menambah Dana Penampungan Pengungsi di Kawasan Sendiri

Menteri Lilianne Ploumen
©commons.wikimedia.org

Pemerintah Belanda menambah 80 juta euro untuk dana penampungan pengungsi di kawasan masing-masing dan untuk bantuan darurat.  Demikian ditegaskan Menteri Perdagangan Luar Negeri Belanda Lilianne Ploumen Jumat.

Keputusan itu diambil kabinet Belanda dalam rapat mengenai nota musim semi. Ploumen menilai penambahan dana itu sangat penting bagi warga yang menderita berat akibat konflik dan bencana alam.

Menteri menyatakan, dalam pembagian dana itu posisi perempuan akan lebih banyak diperhatikan.

Untuk penampungan pengungsi di kawasan masing-masing, akan disediakan dana 40 juta euro. Dana ini juga akan digunakan untuk bantuan bagi pemulangan pengungsi ke negara asal.

Sebagai contoh Ploumen menyebut Libia. Di negara ini banyak migran terdampar, sehingga menjadi mangsa para penyelundup manusia. Untuk para migran ini akan diatur penampungannya dan diberikan bimbingan untuk pulang ke negeri asal. Jadi mereka akan diberi alternatif lain ketimbang menyeberang ke Eropa. Selain itu akan ada program pendidikan dan pekerjaan bagi pengungsi di Uganda dan Kenia.

Untuk bantuan darurat juga ditambah 40 juta euro. Dana ini akan digunakan untuk bantuan medis dan pangan di Yaman dan Nigeria Utara.

“Kalau kita lihat kiri dan kanan, maka jelas bahwa kita tidak bisa menelantarkan orang,” kata Ploumen. Bagi menteri Ploumen, arus pengungsi dan penyebabnya merupakan salah satu masalah penting di zaman ini.

Jadi jumlah bantuan darurat menjadi 160 juta euro, setelah ditambah dari 57 juta menjadi 120 juta. Penambahan dana ini bisa dilakukan karena tahun lalu jumlah pengungsi masuk Belanda lebih sedikit ketimbang diduga semula.

Dana untuk menampung pengungsi di kawasan masing-masing pada 2017 masih 80 juta euro. Dengan adanya nota musim semi ini jumlahnya menjadi 110 juta euro. 10 juta euro ditambah juga untuk kebijakan migrasi, termasuk pemulangan pengungsi ke negeri asal.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s