Feyenoord Kalah, Fans Menangis Dan Kerusuhan Terjadi

Kerusuhan di pusat kota Rotterdam
©nos.nl

Walikota Rotterdam Ahmed Aboutaleb mengatakan, kalau klub sepak bola kota ini, Feyenoord, menang,  pesta kemenangan minggu depan tetap bisa berlangsung meskipun kerusuhan sempat terjadi di pusat kota itu. Betrok antara pengrusuk dan polisi itu terjadi gara-gara kekalahan klub di bawah pimpinan warga asal Maluku, Giovanni van Bronckhorst, ini atas Excelsior Ahad 7 Mei.

Walikota menyebut para perusuh itu terdiri dari sekelompok orang-orang  yang berniat jahat.

Sebelumnya walikota muslim asal Maroko ini memperingatkan bahwa pesta kemenangan yang sudah direncakanan Senin tidak akan berlangsung kalau supporter klub sepakbola tersebut membuat masalah. Namun Aboutaleb kemudian mengatakan pula, kerusuhan yang terjadi Ahad itu tidak termasuk berat, yang membuat dirinya harus membatalkan pesta kemenangan.

Aboutaleb juga menyebut kerusuhan ini memang merupakan salah satu skenario yang harus dipertimbangkan. Tiga puluh orang ditangkap. Berdaskan gambar CCTV, polisi Rotterdam berharap akan menangkap sejumlah orang lagi dan mengamankan mereka supaya pertandingan berikutnya berjalan aman.

Perasaan Aboutaleb campur aduk setelah Feyenoord kalah. Ia kecewa buat Feyenoord, tapi senang buat Excelsior yang juga merupakan klub sepakbola Rotterdam. Walikota mengatakan pula, kondisi pusat kota Rotterdam sudah aman dan terkendali, sehingga tim pembersih kota bisa menjalankan tugasnya.

Banyak pendukung Feyenoord menangis setelah klubnya kalah 0-3.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s