Kedutaan Eritrea di Den Haag Dicurigai Memaksa Warganya Memberi Dana

Warga Eritrea memprotes konferensi
©omroepbrabant

Kedutaan Eritrea di Den Haag, terbukti terlibat pengumpulan dana untuk penyelenggaraan konferensi pemuda dari satu-satunya partai yang diperbolehkan di negeri itu. Selainitu  juga ada laporan kasus-kasus intimidasi. Demikian dilaporkan acara radio Argos dan platform OneWorld. “Kalau ini benar, maka pemerintah Belanda harus mengambil tindakan,” tandas mayoritas anggota parlemen Belanda.

Konferensi yang rencananya diselenggarakan di kota Veldhoven akhirnya tidak jadi. Setelah terjadi kerusuhan, walikota Mikkers melarang pertemuan itu karena khawatir akan mengganggu ketertiban umum.

Kedutaan Eritrea sendiri membantah terlibat dalam penyelanggaraan konforensi dan pendanaanya. Namun menurut Argos dan OneWold, ada karyawan Kedutaan yang pernah mengunjungi rumah-rumah warga Eritrea. Mereka konon dipaksa membayar 50 euro untuk menghadiri konferensi.

Kalau membayar, mereka diberi kuitansi, tapi kalau mereka menolak namanya dibubuhi tanda. Demikian dinyatakan oleh sumber pihak Eritrea kepada acara radio tersebut dan kepada platform.

Argos dan OneWorld mengatakan, pihaknya memiliki bukti di mana ada tandatangan diplomat Kedubes Eritrea. Tanda tangan itu sudah diperlihatkan kepada pakar, yang menyatakan bahwa tanda tangan itu asli .

Sudah sejak lama ada indikasi bahwa Kedubes Eritrea mendesak warganya untuk membayar pajak. Parlemen dan pemerintah Belanda sudah berkali-kali menyatakan ketidaksetujuannya. Namun menurut pemerintah Belanda, Eritrea boleh saja melakukan pengumpulan dana tapi tidak boleh memaksa.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s