Masjid moderat di Belanda sering diintimidasi remaja radikal

Rob Bertholee, pemimpin AIVD
©rijksoverheid.nl

Menurut Badan  Intelijen Belanda AIVD, masjid dan para pengurus masjid yang moderat di Belanda sering diintimidasi  remaja radikal salafis. Kelompok ini berusaha menyebarkan aliran Islam ortodoks di Belanda.

Menurut AIVD kelompok ini pada 2016 pernah melakukan berbagai  tindak kekerasan.

Mereka mencoba merekrut antara lain anggota masyarakat yang posisinya rentan seperti para pengungsi dan anak-anak. AIVD mengakui dalam hal ini kelompok radikal tersebut tidak melanggar hukum, tapi AIVD menegaskan bahwa “intimidasi dan mengancam tidak cocok dengan negara hukum yang demokratis dan terbuka”.

AIVD berharap agar pemerintah pusat dan daerah Belanda menyadari perkembangan ini. Badan intelijen Belanda ini berusaha agar masyarakat makin menyadari keberadaan salafisme, yang memperjuangkan Islam yang fundamentalis.

Jumlah jihadis Belanda yang bertolak ke kawasan ISIS di Suriah dan Irak pada 2016, menurut dinas intelijen AIVD, masih meningkat. Namun peningkatannya berkurang dibandingkan dengan sebelumnya. Tahun lalu Kejaksaan Belanda menerima laporan 63 kasus pemberangkatan jihadis.

Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) menerima dua belas laporan tentang pencari suaka yang konon pernah bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak atau mendukung organisasi teroris.

Sehubungan dengan bertambahnya ancaman di seputar pengamanan informasi, terorisme dan ekstremisme, AIVD menambah jumlah karyawannya.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s