Tersangka teroris tetap di penjara meski naik banding

©pixabay.com

Tersangka utama Azedine C. (34) alias Abou Moussa, tetap berada di penjara sementara menunggu hasil sidang naik bandingnya dalam kasus pengadilan jihadis. Demikian diumumkan Mahkamah di Den Haag Senin 3 April.

Minggu lalu pengacaranya, André Seebregts, mengajukan permohonan agar kliennya dibebaskan dengan persyaratat ketat. Azedine saat ini berada di bagian teroris yang dijaga ketat di penjara Vught, Belanda Selatan. Di sana ia mengalami perlakuan penjara yang sangat ketat.

Pada Desember 2015 Azedine divonis hukuman penjara enam tahun karena melakukan prekrutan jihadis, penyulutan, dan terlibat organisasi kriminal dan teroris, ancaman, penghinaan dan fitnah.

Pengadilan juga memutuskan, warga Belanda asli yang masuk Islam Rudolph H (27) alias Abou Suhayb tuntuk sementara idak diberi keringanan hukuman. “Insan media” dari organisasi jihadis ini pernah meminta keringanan tersebut sehubungan dengan studinya. Sebelumnya ia telah diganjar hukuman tiga tahun penjara, yang satu tahun di antaranya bersyarat. Berbeda dengan Azzedine, Rudolph dibebaskan tapi diawasi dengan ketat.

Kejaksaan Belanda dari awal menentang permohonan pembebasan mereka. Menurut jaksa, Azzedine menjelma sebagai “provokator” di penjara.

Jihadis lain, Hichame el O, yang divonis lima tahun penjara, juga tetap ditahan seraya menunggu hasil sidang naik banding. Totalnya ada enam orang terpidana naik banding.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s