Presiden Turki Erdogan Imbau Sanksi Buat Belanda

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
©de.wikipedia.org

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengimbau organisasi-organisasi internasional untuk memberlakukan sanksi terhadap Belanda. Sebelumnya presiden Turki sudah memberitahu bahwa Belanda akan ditindak karena menolak kedatangan menterinya. Tujuan kunjungan menteri ke Belanda adalah untuk mencari dukungan agar kekuasaan Erdogan diperkuat melalui referendum.

Presiden Turki juga sempat menyebut Belanda fasis dan republik pisang. Erdogan juga mengkritik negara-negara Eropa lain, karena tidak mengecam Belanda. Ia malah memuji Prancis, karena mengizinkan menlu Turki berbicara dengan masyarakat asal Turki di sana.

Namun Prancis mengimbau juga semua pihak agar melakukan de-eskalasi.

Ucapan Erdogan mengenai rencana memberlakukan sanksi itu muncul setelah menlu Turki Mevlüt Cavusoglu menyatakan akan menindak Belanda, kalau negeri kincir angin ini tidak meminta maaf.

Tapi Belanda tidak berniat meminta maaf. Ahad pagi pemerintah Belanda menyatakan, pihaknya tidak akan meminta maaf. “Saya akan melakukan de-eskalasi, tapi bukan dengan meminta maaf. Gila apa,” kata perdana menteri Belanda Mark Rutte di siaran televisi WNL.

Rutte malah menyatakan bahwa Erdoganlah yang harus meminta maaf, karena ia membuat perbandingan dengan Nazi.

Menlu Belanda, Bert Koenders, juga mengatakan, bahwa Belanda tidak berniat meminta maaf kepada Turki. Menurut Koenders, itu tidak ada gunanya.

Pemerintah Belanda, menurut menlu Koenders, bersedia akan mengambil “tindakan sangat tegas”, kalau perundingan dengan Turki tidak membuahkan hasil.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s