Warga asal Hindia Belanda marah sama politikus partai D66

Alexander Pehtold. ©Pepijn Leupen (rights: D66)

Alexander Pehtold.
©Pepijn Leupen (rights: D66)

Warga Belanda asal Hindia Belanda (nama Indonesia di zaman jajahan Belanda) marah sama pemimpin partai demokrat D66, Alexander Pechtold. Perkaranya Pechtold menamai orang-orang Hindia Belanda atau dalam bahasa Belanda Indische Nederlanders itu sebagai orang Indonesia atau Indonesiers.

“Warga Hindia Belanda bukan orang Indonesia,”  tulis Federasi Warga Hindia Belanda. “Penamaan oleh Pechtold bahwa sekelompok warga Belanda ini sebagai orang Indonesia, dengan kata lain sebagai migran non Barat, dari segi sejarah adalah salah dan tidak patut.”

Menurut Federasi Warga Hindia Belanda, warga Hindia Belanda memiliki latar belakang entis Belanda dan negara Eropa lain. Selanjutnya mereka menulis: “Pada Perang Dunia Kedua, kelompok ini baik di dalam maupun di luar kamp internering Jepang, justru menjadi sasaran karena latar belakang etnis Belanda/Eropa mereka. Juga saat terjadi perjuangan kemerdekaan Indonesia mereka juga dikejar, karena identitas mereka sebagai orang Belanda dan orang Eropa.”

Melalui twitter Pechtold menyatakan bahwa ucapannya “tidak cermat”. Namun kelompok Indis tidak puas atas reaksi itu. Mereka menginginkan agar Pechtold minta maaf.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s