Belanda juga menjadi “spion” Amerika

Logo badan intelijen Belanda AIVD ©rijksoverheid.nl

Logo badan intelijen Belanda AIVD
©rijksoverheid.nl

Sehubungan dengan pilpres Amerika yang lalu, sering diberitakan bahwa ada hubungan antara pendukung Trump di Amerika dengan pihak Rusia. Tapi sekarang ternyata bahwa badan intelijen Belanda juga konon meneruskan informasi kepada Amerika tentang pertemuan-pertemuan rahasia yang terjadi di Belanda.

Caranya bukan dengan manyadap telpon tapi masih tradisional.  “Dinas Intelijen melakukan pengawasan terus menerus. Mereka mengamati kejadian yang menonjol, yang berbeda dari pola-pola biasa dan mengawasi pertemuan-pertemuan yang janggal,” kata Willemijn Aerdts, pakar intelijen dari Universitas Leiden.

Menurut ilmuwan perempuan ini, pertemuan antara pengikut Donald Trump dan pejabat Rusia termasuk dalam katagori cara tradisional itu. Lalu  informasi yang didapat dibagikan kepada negara-negara sahabat yang bermitra.

Menurut Willemijn, pertukaran informasi itu juga sering dilakukan informal seperti melalui teman dan kenalan sebagai perantara. Apa yang disebut liaisons ini, yang bekerja masing-masing untuk CIA dan FBI, juga aktif di Belanda. Willemijn menambahkan, Belanda sebenarnya sudah lama bekerjasama dengan badan intelijen Amerika. “Sudah sejak perang dingin dulu.”

Willemijn menyimpulkan tidaklah aneh kalau pengikut Trump dengan pihak Rusia sering berjumpa di Belanda. Soalnya letak negeri kincir angin ini di tengah, antara Amerika dan Rusia.

Sumber: NOS.nl

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s