Turki Memblokir Website Media Publik Elektronik Belanda

Website NOS ©NOS

Website NOS
©NOS

Untuk pertama kali Otoritas Turki membenarkan jika pihaknya memblokir website Media Elektronik Publik Belanda NOS sejak 19 Desember 2016. Pada hari itu NOS mengonlinekan video pembunuhan Dubes Rusia Andrej Karlov di Ankara.

Video pembunuhan Karlov itu berasal dari Penyiaran Publik Turki TRT. Langsung setelah peristiwa itu media Turki diberitahu bahwa mereka hanya boleh mengutip berita-berita versi pemerintah.

Website tetap dicekal oleh Turki kecuali kalau NOS membuang video tersebut dari websitenya.  Demikian dinyatakan sumber dari Kementerian Luar Negeri Turki kepada NOS.

Pemred NOS, Marcel Gelauff, menyesalkan pencekalan ini, tapi ia tidak bakal men-delete video itu dari websitenya. “Tidak ada alasan untuk itu. Video itu merupakan momen berita yang penting dan pertimbangan jurnalistik ini tidak akan berubah gara-gara blokade situs dan app kami.”

Atas permohonan Parlemen, Kemenlu Belanda telah menyampaikan keberatan kepada otoritas Turki.

Karlov ditembak mati pada hari Senin 19 Desember di ibu kota Turki, Ankara.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s