Raja Belanda Mengimbau Agar Masyarakat Rasional dan Toleran

Raja Belanda, Willem-Alexander ©youtube.com

Raja Belanda, Willem-Alexander
©youtube.com

Dalam pidato Natal tahunannya Raja Belanda, Willem-Alexander, mengaku dirinya bergumul dengan zaman serba tak menentu saat ini.   Ia mengimbau masyarakat untuk bersikap lebih rasional dan tenggang rasa.

Ia menyebut saat ini pertentangan tampaknya menjadi lebih besar dan sikap ekstrem sepertinya sudah menjadi biasa.

Ia mengatakan pula, kawasan tidak jauh dari tempat Yesus dilahirkan dicekam oleh ketakutan dan kekerasan. Kesengsaraan yang luar biasa menimpa warga biasa- termasuk anak-anak – di Suriah, tapi juga di negara-negara lain. Ia menambahkan, kekerasan juga bisa terjadi tidak jauh dari Belanda. “Serangan teroris seperti yang terjadi minggu ini di Berlin – membuat banyak keluarga berdukacita tahun ini.”

Raja menyebutkan pesan natal merupakan pesan harapan, perdamaian dan cinta sesama. “Ini imbauan untuk semua orang,” katanya. Ia bertanya-tanya apakan kita masih bisa mencari penyelesaian damai.

Namun dengan tegas ia menambahkan bahwa justru di saat seperti ini “kita harus berpegang teguh pada apa yang bisa kita bagi antara kita dan melindungi apa yang mengikat kita.”

Raja Willem menjelaskan pula bahwa kebebasan itu memerlukan ruangan. Ruangan untuk hidup, bergerak, berpikir dan berdebat tanpa rasa takut. Ruangan untuk berbeda pendapat. “Kebebasan sudah merupakan bagian dari kita dan ia lebih kuat dibandingan dengan teror mana pun.”

Pidato Natal Raja Belanda tersebut sudah direkam beberapa hari sebelumnya. Tahun-tahun belakangan Raja Willem menyampaikan pidatonya dari rumahnya Villa Eikenhorst di Wassenaar, kota kecil dengan Den Haag.

Tahun lalu pidato Willem-Alexander berisi imbauan kepada warga Belanda agar jangan didominasi oleh rasa takut. Dalam kedua pidato itu Raja Willem memuji bahwa Belanda merupakan negara toleran di mana semua orang betah.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s