Masjid Al Fitrah di Utrecht Dituduh Menggalakkan Pelanggaran Hukum

Sholat Tarawih di Masjid Al Fitrah ©youtube.com

Sholat Tarawih di Masjid Al Fitrah
©youtube.com

Mantan santri mesjid beraliran salafi, Al Fitrah, di Utrecht, Belanda Tengah, ternyata diajari melanggar hukum Belanda. Misalnya mereka diajari untuk tidak melaporkan muslim kriminal kepada polisi Belanda.

Para mantan santri ini mengingingkan agar organisasi di bawah pimpinan Suhayb Salam, imam asal Suriah tersebut, ditutup.

Sejumlah remaja yang pernah belajar di Al Fitrah,  yang berusia antara 20 sampai 30 tahun, secara terpisah, mendatangi koran het Algemeen Dagblad (AD), untuk bercerita tentang organisasi salafiyah ini. Tahun-tahun belakangan mereka sempat mengikuti berbagai kursus dan konferensi di Al Fitrah.

Seorang mantan santri menceritakan bahwa merek diajari, bahwa melaporkan tindak kriminal kepada polisi itu merupakan pengkhianatan terhadap Islam.

Para mantan santri ini merasa perlu menyebarkan berita ini berpendapat, sikap intoleransi yang mereka ajarkan berbahaya bagi masyarakat.

Pakar kriminologi Belanda, Eric Bervoets kaget mendengar berita ini. “Ini berbahaya.  Organisasi ini sepertinya tidak mengakui polisi karena, polisi adalah bagian dari pemerintah. Ia berpendapat lembaga seperti Al Fitrah tidak boleh mengabaikan negara hukum.

Walikota Utrecht, Jan van Zanen mengatakan jika perlu hal ini harus diselidiki oleh Kejaksaan.

Namum Imam Suhayb Salam membantah tuduhan-tuduhan tersebut. Ia mengatakan, kalau ada orang yang berniat melanggar hukum harus ditegur dan diyakinkan agar tidak melakukannya. “Kalau kita tidak mampu mencegahnya, makak kita wajib melaporkannya kepada polisi.”

Suhayb Salam menuduh, narasumber yang bercerita kepada koran AD tersebut ingin mejelekkan Al Fitrah.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s