Belanda Surga Pajak Nomor Tiga di Dunia

Kantor Pajak di Amsterdam ©commons.wikimedia.org/Bic

Kantor Pajak di Amsterdam
©commons.wikimedia.org/Bic

Menurut Oxfam Novib, Belanda menduduki posisi ketiga pada daftar negara-negara yang disebut sebagai surga pajak. Nomor satu adalah Bermuda dan kedua adalah Kepulauan Cayman.

Di posisi nomor empat menurut daftar yang disusun organisasi bantuan pembangunan itu adalah Swis.

Penelitian tersebut menunjukkan, negara-negara yang tidak memiliki sistem pajak pendapatan perusahaan atau yang pajak perusahaannya rendah, memberikan insentif kepada perusahaan. Selain itu negara-negara tersebut tidak ikut menindak para pengamplang pajak.

Menurut pakar pajak Esmé Berkhout, yang ikut menyusun laporan Oxfam tersebut, 25 juta euro pajak luput dari berbagai perusahaan multinational Amerika. Laba yang diraih perusahaan-perusahaan ini, menurut Berkhout, tidak seimbang dengan pajak yang dibayar. Mereka menggunakan apa yang disebut “mailbox company”.

Mereka membuka cabang perusahaan  abal-abal tanpa karyawan dan kantor untuk menghindari pajak di negeri asalnya.  Sebagai contoh perusahaan multinasional yang melakukan hal tersebut adalah Starbuck.

Oxfam mengimbau pemerintah agar bekerja sama untuk menghentikan tindakan penghindaran pajak tersebut dan tidak menurunkan tarif pajak perusahaan. Oxfam juga mengimbau, perusahaan-perusahaan terkait diwajibkan bekerja lebih transparan.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s