Proyek Mobil Listrik di Belanda Dikhawatirkan Bakal Gagal

Tempat pengecasan mobil listrik ©flickr.com

Tempat pengecasan mobil listrik
©flickr.com

Jumlah mobil listrik di Belanda di tahun-tahun mendatang bakal tidak banyak bertambah. Dengan demikian subsidi yang diberikan untuk mobil yang dinilai ramah lingkungan ini tidak bermanfaat sama sekali.

Demikian pendapat berbagai organisasi, beberapa universitas dan perusahaan di Belanda.

Tipisnya peningkatan penjualan jumlah mobil listrik ini disebabkan oleh penolakan Menteri Urusan Ekonomi, Henk Kamp, untuk mensubsisi pembelian mobil listrik.

Menurut Menteri Kamp dampak subsidi tidak jelas. Ia antara lain merujuk Jerman, di mana subsidi tidak bermanfaat. Namun Maarten van Biezen dari Yayasan Alam dan Lingkungan berpendapat Jerman tidak bisa dibandingkan dengan Belanda.

Sebelumnya Yayasan Alam dan LIngkungan, bersama dengan sejumlah organisasi lain, menawarkan program kerja kepada menteri Kamp untuk menggalakkan penggunaan mobil listrik. Program itu antara lain berupa subsidi pembelian mobil dan pengecasan bateri secara cuma-cuma bagi pemilik mobil listrik bekas. Dengan insentif tambahan tersebut diharapkan pada 2020 jumlah mobil listrik di Belanda mencapai 200.000 buah.

Maarten van Biezen juga menyesalkan banyaknya mobil listrik bekas dijual ke luar negeri. Dengan demikian, Belanda tidak menikmati manfaat mobil listrik yakni pengurangan pencemaran lingkungan.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s