Warga Amsterdam dicoret namanya dari daftar Airbnb

©Tjebbe van Tijen

©Tjebbe van Tijen

Airbnb mencoret nama seorang perempuan penduduk Amsterdam dari daftar penyewa rumah mereka, karena tidak mau menyewakan rumahnya kepada empat orang mahasiswa Israel.

Demikian ditegaskan juru bicara website penyewa rumah tersebut setelah muncul berita di wesbsite berita Algemeiner.com.

Perempuan terkait memberitahu kepada empat warga asal Israel itu bahwa mereka harus terlebih dahulu mengubah kebijakan negara Israel terhadap Palestina. “Kalau kalian buka aktivis yang bekerja untuk mencari perdamaian, maka kalian harus mencari tempat lain,” demikian tulis warga ibukota Bleanda itu kepada empat orang Israel tersebut.

Serta merta Airbnb memberi tahu, pihaknya langsung megeluarkan perempuan tersebut dari daftar penyewa.”Diskiriminasi seperti ini tidak sesuai dengan Airbnb. Sebagai perusahaan kita tidak mau berurusan dengan roang seperti ini,” kata seorang jurubicara.

Belum lama berselang website penyewa rumah ini menetapkan kebijakan anti diskriminasi dalam sebuah manifesto. Antara lain tertulis larangan menolak tamu berdasarkan antara lain negara asal, jenis kelamin, agama dan kecendrungan seksual seseorang.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s