Ancaman serangan teror di Belanda meningkat

Kepala Dinas Intelijen Belanda ©rijksoverheid.nl

Kepala Dinas Intelijen Belanda
©rijksoverheid.nl

Kepala dinas intelijen Belanda AIVD, Rob Bertholee, menyatakan ancaman serangan teroris di Belanda meningkat tahun-tahun belakangan. Namun ia tidak mau mengatakan jenis ancaman apa yang muncul, karena ini bisa menghancurkan kegiatan intelijen.

“Ancaman serangan teroris tidak pernah sebesar sekarang sejak saya memimpin dinas ini lima tahun lalu, “ katanya dalam sebuah wawancara. Menurut dia, sejak akhir 2012 jumlah jihadis bertambah pesat. “Sekarang jumlahnya 260 orang,” tandasnya. Ia menambahkan, kalau orang sudah pernah ke kawasan ISIS, pasti dia terlibat kekerasan. Sebagian mereka mengalami trauma dan ini bisa mengancam masyarakat.

Selain itu ada juga di antara mereka yang pulang dari kawasan ISIS itu yang sengaja pura-pura bergabung dalam masyarakat lalu kemudian bertindak. Dan ada lagi orang-orang yang terinspirasi lewat medsos.

Untuk meningkatkan kualitas pemberantasan teroris, Bertholee ingin bisa menerobos enkripsi aplikasi chatting seperti Whatssap. Prancis dan Jerman sudah mau membatasi enkripsi, tapi pemerintah Belanda tidak berniat, karena enkripsi juga melindungi pengguna internet.

Bertholee memahami bahwa keinginannya itu bisa mengganggu privasi masyarakat. Namun ia mempertanyakan apakah manfaat privasi kalau keamanan terancam.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s