Perusahaan bunga Belanda di Ethiopia diserang massa

Pelelangan bunga di Aalsmeer, Belanda ©Henk Bekker

Pelelangan bunga di Aalsmeer, Belanda
©Henk Bekker

Demonstrasi anti pemerintah di Ethiopia Timur merusak berbagai perusahaan bunga Belanda di negeri itu. Beberapa kebun bibit bunga milik sebuah perusahaan di Aalsmeer, Belanda diserang segerombolan besar demonstran.

“Mereka agresif. Tentara yang ada tidak mampu menguasai kelompok tersebut. Lalu kami hengkang, karena ini masalah hidup dan mati,” kata seorang saksi mata.

Kerugian diduga senilai tujuh juta euro. Sembilan kebun bibit bunga di kawasan itu rusak. Perusahaan ini adalah milik bersama dari perusahaan Israel, Italia, India dan Belgia.

“Berbagai lokasi perusahaan dibakar dan rumah-rumah pompa dirusak,” jelas Royal FloraHolland. “Makanya pengadaan air hanya bisa mengandalkan sarana darurat atau hujan.”

Namun kini perusahaan-perusahaan tersebut mulai dijaga ketat. Royal FloraHolland akan mempelajari bagaimana membantu kebun-kebun bibit tersebut dan apa dampaknya bagi pengangkutan bunga dari Ethiopia ke Belanda.

Ethiopia sudah berbulan-bulan dilanda kerusuhan. Memang ekonomi negeri itu tumbuh cepat, tapi sejumlah suku mengaku tidak ikut menikmatinya sehingga mereka memberontak kepada pemerintah.

Kementerian Luar Negeri Belanda menganjurkan agar warga Belanda membatasi kunjungan ke kawasan tersebut.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s