Laura, perempuan Belanda yang pernah “bergabung” dengan ISIS

Laura. H, mualaf Belanda ©NOS

Laura. H, mualaf Belanda
©NOS

Laura H, perempuan Belanda yang mengaku lari dari kawasan ISIS di Suriah, masih tetap ditahan. Atas permohonan Kejaksaan, komisaris hakim di Rotterdam memperpanjang masa tahanannya selama empat belas hari. Setelah dua hari diintrogasi perempuan berusia 20 tahun ini masih tetap tetap dicurigai. Demikian tegas Ferry van Veghel dari Koordinator Pemberantasan Terorisme. “Statusnya masih tetap sebagai tersangka.”

Menurut UU tiap orang yang pulang dari kawasan ISIS harus ditahan untuk diperiksa.

Perempuan Belanda yang menjadi mualaf ini ditangkap di bandara Schiphol. Kejaksaan menduga ia terlibat dalam organisasi teroris dan terlibat dalam mempersiapkan kejahatan teroris. Laura tidak boleh mengontak dunia luar tahanan kecuali dengan pengacaranya

Laura mengatakan sejak September dia dan dua anaknya ditahan di Raqqa, ibukota ISIS. Menurutnya ketika berliburan di Turki, ia dibawa oleh suaminya ke Raqqa. Akhirnya ia pergi ke Mosul, di Irak. Dari sana katanya ia melarikan diri ke kawasan Kurdistan, berkat bantuan pejuang Kurdistan.

Badan Intelijen Belanda AIVD mengatakan, perempuan asing yang tinggal di kawasan ISIS sering terlibat konflik bersenjata atau membantu ISIS dengan cara lain.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s