Van Dam: “Kita harus bicara dengan Assad.”

©bahasakita.com

©bahasakita.com

“Kita harus berbicara dengan Assad.” Demikian ucapan Nikolaos van Dam, utusan khusus untuk Suriah seperti dikutip koran Belanda De Volkskrant. Mantan Dubes Belanda di berbagai negara Timur Tengah, Jerman dan Indonesia ini berbicara blak-blakan tentang konflik Suriah. Ia mengkritik negara-negara Barat yakni Amerika, dan negara Eropa termasuk Belanda yang sejak berawalnya gejolak di negeri Arab itu langsung memihak kepada lawan-lawan presiden Bashar Al Assad.

Barat melihat protes rakyat Suriah merupakan awal dari perubahan rezim seperti yang terjadi di Irak, Libia dan Mesir. Tapi pakar Suriah ini berpandangan, Assad berbeda dengan pemimpin-pemimpin negara-negara yang disebut di atas. Ia menilai, solusi konflik Suriah tidak akan tercapai tanpa keterlibatan rezim.
“Saya tidak pernah merahasiakan pendapat saya bahwa kita harus berbicara dengan rezim.”

Pro Assad
Karena sikapnya ini, Koos van Dam pernah dituduh pro Assad, yang dinilai Barat sebagai pembunuh dan diktator. Van Dam tidak menganggap dirinya pro rezim Suriah. Ia justru menilai sikap Eropa terhadap konflik di Suriah ini etis tapi tidak pragmatis. “Kebijakan pragmatis kadang lebih etis daripada kebijakan yang etis murni.”

Namun Van Dam menilai, sikap Amerika Serikat tentang konflik Suriah agak berubah. Negeri Paman Sam itu menyadari bahwa Iran dan Rusia tidak akan berhenti mendukung Assad dan ISIS akan menjadi lebih berbahaya ketimbang rezim Assad. Meski pandangannya berbeda dengan kebijakan resmi pemerintah Belanda, tapi ia tetap menjalankan tugasnya sebagai utusan khusus untuk Suriah dengan baik.

Puas
“Saya puas dan bersyukur karena saya boleh melakukannya,” katanya seraya menambahkan bahwa banyak keterbatasan politik. “Tapi saya bisa mengatakan apa yang mau saya katakan dan melakukan apa yang mau saya lakukan. Selama satu setengah tahun saya berhubungan intensif dengan pihak oposisi, katakanlah orang-orang di lapangan. Dan menurut saya itu ada hasilnya.”

Menurut utusan khusus untuk Suriah yang hampir mengakhiri tugasnya ini, konflik Suriah bisa diselesaikan dengan melibatkan semua pihak, baik dari luar maupun dari dalam Suriah. “Kepada Assad harus dijelaskan bahwa solusi ini adalah kepentingan dia juga.” Demikian Van Dam seperti dikutip De Volksrant.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s