Dubes Turki di Belanda Ajak Belanda Menindak Gerakan Gülen

Dubes Turki untuk Belanda Sadik Arslan ©lokum.nl

Dubes Turki untuk Belanda Sadik Arslan
©lokum.nl

Dubes Turki di Belanda, Sadik Arslan, mengatakan Turki akan menindak organisasi-organisasi yang berkaitan dengan Gülen di luar negeri. Dubes Arslan menyebut di Belanda banyak sekolah yang ada ikatannya dengan gerakan Gülen. Ia menambahkan, bahwa Belanda justru memberi bantuan keuangan kepada sekolah-sekolah yang memiliki “program-program yang tidak jelas” itu.

Ada beberapa warga Belanda yang mengatakan bahwa kudeta di Turki itu direkayasa presiden Recep Erdogan. “Itu tidak benar. Lebih dari 2500 orang terluka dan 250 tewas, terutama warga sipil,” bantah Arslan. Belanda dan juga negara-negara Eropa lain mengkritik tindakan pemerintah Turki menangkap ribuan hakim, petugas keamanan dan akademisi, karena diduga pendukung gerakan Gülen. Menurut dubes Turki, gerakan Gülen jelas dalang kudeta ini. “Ada ratusan pengakuan dan dokumen yang menunjukkan bahwa gerakan Gülen berada di balik kudeta.”

Arslan meminta agar Belanda dan Eropa merangkul Turki dan tidak bersimpati pada orang-orang yang menjadi dalang kudeta. Ia juga menginginkan agar ada dukungan tegas terhadap Turki. Ia menyindir, bahwa memang secara resmi ada pernyataan mengutuk kudeta, tapi juga terdengar kata-kata “tetapi”, “dengan syarat dan lain-lain”.

Kendati demikian, Dubes Turki untuk Belanda berpendapat orang yang melakukan tindak kekerasan terhadap pengikut Gülen harus ditindak. “Itu urusan polisi,” katanya.

Walkota Rotterdam, Ahmed Aboutaleb, pernah mengimbau agar para pendukung Erdogan dan pengikut Gülen berdialog. Namun dubes Arslan sangat tidak setuju. Ia membandingkan hal ini dengan mengadakan pertemuan antara keluarga korban teror di Paris dengan para teroris.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s