“Rasanya seperti dilanda perang.”

©nu.nl

©nu.nl

Belanda Tenggara di bulan Juni paling banyak dilanda hujan sejak tahun 1901. Website prakiraan cuaca Weeronline melaporkan, di Noord Brabant bagian Timur dan Limburg hujan turun sebanyak antara 200 dan 240 milimeter.

Hujan deras beberapa kali menyebabkan banjir di kedua provinsi yang terletak di tenggara Belanda ini. Karena derasnya hujan, air yang turun tidak bisa disedot, sehingga jalan-jalan digenangi air. Kerugian diduga mencapai puluhan juta euro.

Di kampung Ysselsteyn dan Poortugaal, provinsi Limburg, hujan paling banyak turun. Weeronline mengatakan, biasanya hujan seperti ini turun nanti di pertengahan musim panas.

Warga mengambarkan suasana saat hujan batu turun seolah ada tembakan dan lemparan batu bertubi-tubi. “Kawasan kami seperti kawasan perang,” karena seorang ibu.

Kamis malam hujan batu mengakibatkan kerusakan di rumah-rumah kaca, tanaman, gudang dan panel surya di Noord-Brabant. Akibat hujan batu dan hujan badai ini para petani Brabant mengalami kerugian total sekitar 100 juta euro.

Organisasi Pertanian LTO menyatakan, setidaknya ribuan hektar tanaman dapat dianggap hilang.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s