Asscher: Meski tidak sependapat tapi jangan mengancam

Lodewijk Asscher ©Katarzyna Czerwińska

Lodewijk Asscher
©Katarzyna Czerwińska

Wakil Perdana Menteri Belanda, Lodewijk Asscher, mengatakan ancaman terhadap siapa pun akan berdampak sangat besar bagi yang terkait dan semua anggota masyarakat di Belanda. Ia menyebut sebagai contoh ancaman terhadap kolomnis Ebru Umar dan terhadap politisi anti Islam Geert Wilders, Keklik Yücel, politisi asal Turki dari Partai Buruh PvdA, dan Tunahan Kuzu dari partai Denk yang juga asal Turki.

“Kalau kita harus berpikir dua kali sebelum mengucapkan sesuatu karena takut ada yang marah atau mengancam, maka ini berarti membelunggu kebebasan”, kata Asscher di dalam wawancara Jumat sore sebagai pengganti perdana menteri Mark Rutte.

Selasa lalu Ebru Umar, kolomnis asal Turki, akhirnya diizinkan meninggalkan Turki setelah dua minggu sempat dilarang keluar dari negeri itu. Rabu Ebru tiba di Belanda, tapi ia langsung dibawa ke tempat yang dirahasiakan karena ia menerima berbagai ancaman.

Wakil Perdana Menteri Asscher menganggap aneh kok orang mengeluarkan ucapan argresif dan bersifat mengancam. “Jangan aneh-aneh. Berpikirlah,” katanya dalam wawancara Jumat sore itu. Namun ia menyadari ancaman sudah biasa terjadi di Belanda.

Asscher merujuk pada pemimpin partai anti Islam PVV, Geert Wilders, yang sudah 24 tahun harus dikawal dan juga ancaman terhadap Keklik Yücel, anggota parlemen dari PvdA baru-baru ini.

Ebru Umar ditangkap di Turki sekitar tiga mingu lalu sehubungan dengan tweetnya yang kritis terhadap presiden Turki Tayyip Erdogan. Kejaksaan Turki masih menyelidiki apakah ucapan Ebru itu menghina dan apakah Ebru akan didakwa. Kalau Ebru sampai didakwa, Asscher beranggapan hampir mustahil Ebru akan diekstradisi ke negara asalnya itu.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s