Pengadilan cucu konglomerat Belanda Albert Heijn di Bali

Djai Heijn ©youtube.com

Djai Heijn
©youtube.com

Djaï Heijn, cucu konglomerat supermarket Belanda Albert Heijn, bakal divonis hukuman penjara lima belas tahun. Hal ini ternyata saat proses peradilan pertama di pengadilan Bali dalam kasus narkoba.

Djaï Heijn, yang sudah bertahun-tahun memberi training spiritualitas di pulau dewata itu, tertangkap bulan Januari lalu. Gara-garanya karena seorang teman dari Spanyol mengirim lewat pos sebuah paket berisi sekitar 200 gram marihuana. Menurut Djaï Heijn, kiriman itu adalah hadiah Natal yang tidak dimintanya.
Dari pengadilan hari Senin 2 Mei diketahui lebih jelas dakwaan apa yang dijatuhkan kepadanya. “Dia bisa divonis maksimum lima belas tahun,” kata koresponden Belanda Michel Maas. “Tergantung pada jalannya pengadilan nanti apakah ia akan dihukum lebih lama atau lebih sedikit dari lima belas tahun.”

Di masa silam hakim Indonesia sering menjatuhkan hukuman mati dalam kasus narkoba, tapi dalam kasus ini akan berbeda. “Hukuman mati dituntut dalam kasus-kasus penjualan narkoba besar-besaran. Dalam kasus Djaï Heijn ini tidak ada bukti untuk itu,” kata Maas.
Minggu depan sidang pengadilan akan dilanjutkan. Tidak jelas kapan hakim akan memutus vonis.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s