CUCU, konon restoran Maluku pertama di Belanda

Beberapa saat silam di Zwijndrecht, desa yang terletak 26 km di selatan Rotterdam, dibuka sebuah restoran yang menyajikan makanan khas Maluku. Restoran yang bernama CUCU ini dikelolah oleh seorang warga keturunan Maluku, Leila van Oorschot. Masakan yang disajikan, menurut Leila, berdasarkan resep neneknya Neila Pattisahusiwa yang tiba di Belanda pada 1951 naik kapal “De Grote Beer” atau “Beruang Besar”. Konon ini adalah restoran Maluku pertama di Belanda.

Restoran CUCU benar-benar perusahaan keluarga. Karyawan restoran terutama terdiri dari anggota keluarga yang sempat menganggur. Di dapur yang memimpin adalah om dan tante, sementara kopanakan-keponakan bekerja sebagai pelayan. “Ketika saya sudah menganggur dua tahun, Leila tiba-tiba menelpon,” kata om Bardjan Pattisahusiwa kepada stasiun televisi RTV Rijnmond. “Saya tidak ragu sama sekali. Yang terbenak di otak saya ketika itu: apa jasa saya kok saya diminta?”

Leila mengaku tidak berpengalam di bidang restoran dan perhotelan. Namun Leila percara diri, karena koknya masak dengan tulus dan keramahan sudah mendarah daging. “Pokoknya kami bekerja keras dan berusaha sekuat tenaga. Proyek ini ditekuni dengan penuh cinta, sehingga hampir dapat dipastikan, tidak akan gagal,” kata pemilik restoran kepada RTV Rijnmond.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s