Perempuan Jerman Menggugat Ukraina Terkait MH17

Seorang warga Jerman, ibu dari korban penerbangan Malaysia MH17 yang jatuh di Ukraina Timur menggugat Ukraina di Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa (EHRM). Perempuan ini berpendapat, Kiev semestinya menutup ruang angkasa di atas Ukraina Timur, karena dalam keadaan perang. Demikian tulis koran Jerman Bild.

Pesawat Malaysia Airlines dijatuhkan di atas Ukraina Timur pada 17 Juli. Separatis pro Rusia diduga menjadi dalang serangan. Semua penumpang tewas, termasuk 196 warga Belanda. Di antara penumpang Boeing 777 itu ada empat warga Jerman.

Perempuan Jerman tersebut mengadu di EHRM di Strasbourg minggu lalu. Ia menuntut 800.000 euro ganti rugi dari Ukraina atas dasar pembunuhan akibat kelalaian.

Menurut si penggugat, Ukraina tidak menutup ruang angkasanya bagi pesawat penumpang, karena Kiev tidak mau kehilangan penghasilan. Saat itu sekitar tujuh ratus pesawat terbang melewati ruang angkasa Ukraina Timur tiap harinya. Menurut koran Bild ini menghasilkan jutaan euro bagi Ukraina.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s