Hasil Angket: “Jumlah Migran di Belanda Terlalu Tinggi”

Mayoritas warga Belanda menilai jumlah penduduk Belanda yang berasal dari luar negeri terlalu tinggi. Demikian hasil polling di 1136 orang warga Belanda dari usia 18 tahun ke atas.

Ada tiga pilihan dalam angket tersebut: “terlalu tinggi”, “sedang” dan “terlalu rendah”. Lima puluh lima persen memilih “terlalu tinggi” dan sekitar seperempat responden mengganggap jumlah kelompok migran di Belanda cukup dan terlalu rendah.

Kalau ditanya tentang jumlah penduduk berasal dari luar negeri di sekitar mereka, 24 persen menganggapnya terlalu tinggi, 29 persen berpendapat, jumlahnya cukup.

Selain itu 46 persen menganggap “negatif” keberadaan migran di Belanda secara umum. Hanya 10 persen menganggapnya “positif”. Ternyata di sini responden tidak begitu negatif menilai keberadaan migran di sekitarnya. Hanya 12 persen menganggap negatif keberadaan migran di sekitarnya

Mengenai percampuran budaya di Belanda, 47 persen menganggapnya sebagai masalah. 48 persen responden menilai Belanda terlalu toleran terhadap budaya asing. 19 persen menganggapnya biasa-biasa saja, 24 persen malah menganggap Belanda “terlalu tidak toleran”.

Selain itu, dari angket tersebut, 49 responden berpersepsi, bahwa migran asal Maroko paling banyak di antara total migran di negeri mereka. Padahal kenyataannya jumlah migran asal Maroko, Turki, Jerman, Suriname dan Indonesia atau Hindia Belanda sama banyaknya, seperti tertera di biro statistik Belanda CBS.

Mayoritas responden (57 persen) menduga persentase migran di Belanda terlalu tinggi. Padahal kenyataannya, 21,4 persen penduduk Belanda terdiri dari migran.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s