Anggota Parlemen Belanda Asal Turki Keluar Fraksi

Dua orang anggota partai buruh PvdA asal Turki yang kemarin dikeluarkan dari partai, mengatakan partai buruh ingin membungkam mereka. Demikian kata Tunahan Kuzu en Selçuk Öztürk kemarin malam kepada Demet TV, stasiun televisi berbahasa Turki dan Belanda. Menurut kedua pria ini, mereka dipecat, karena mereka tidak mau menandatangani pernyataan integrasi PvdA.

Kedua anggota parlemen muslim ini mengatakan, mereka tidak bersedia menandatangi pernyataan yang mereka tidak dukung. Dengan demikian, menurut Kuzu, kadar demokrasi Belanda sekarang anjlok ke titik paling rendah dalam sejarah.

Menurut Kuzu, debat soal demokrasi di Belanda sekarang makin kasar dan makin beraliran kanan. Partai buruh PvdA dikenal selama ini sebagai partai kiri yang banyak membela kelompok migran seperti warga asal Turki dan Maroko.

Kuzu dan Öztürk mengatakan, mereka tidak mau menandatangai pernyataan integrasi itu bukan untuk diri mereka sendiri. “Kami lakukan hal ini bukan hanya untuk diri kami sendiri, tapi untuk semua orang yang tidak merasa diwakili oleh politisi.”

Anggota parlemen muslim asal Turki tersebut beberapa saat silam mengkritik kebijakan integrasi menteri Asscher. Gara-gara kritikan itu mereka dikeluarkan dari partai. Karena tidak mau minta maaf, Kamis kemarin mereka dikeuarkan dari fraksi partai buruh di parlemen.

Öztürk mengatakan, mereka sebenarnya justru ingin kompromi, tapi tidak diberi kesempatan untuk itu.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s