Belanda Dinilai Masih Terlalu Pro Israel

Mantan perdana menteri Belanda dari partai kristen demokrat CDA lagi-lagi menunjukkan sikap pro Palestinanya. Hal tersebut terbaca di sebuah surat terbuka yang dimuat berbagai media Belanda.

Dries van Agt mengkritik menlu Belanda Frans Timmermans. Dalam surat terbukanya, Van Agt menilai Frans Timmermans selama menjabat menlu mempertahankan kebijakan Timur Tengah Belanda yang intinya masih sangat pro Israel sama seperti para pendahulunya.

Van Agt mempertanyakan pendapat Timmermans yang selalu mengatakan, belum saatnya untuk memboikot Israel. “Kalau begitu kapan saatnya? Apakah harus menunggu sampai jutaan kolonis Yahudi mencuri tanah Palestina. Atau kalau Israel melakukan serangan terhadap Gaza lagi sehingga menewaskan 5000 warga Palestina?”

Frans Timmermans adalah dari partai buruh PvdA. Menurut Van Agt sikap politisi dari PvdA ini tidak berbeda dari sikap partai liberal konservatif VVD dan partai Kristen Demokrat CDA yang selalu mendukung pemerintah Israel.

Semestinya, menurut Van Agt, dengan bergabungnya PvdA di koalisi pemerintahan, bebijakan itu harus berubah. Tapi Van Agt menilai justru di bawah pimpinan Timmermans sebagai menlu, PvdA justru mengadopsi politik menyengsarakan, yang membuat orang Belanda ikut berdosa menzalimi warga Palestina.

Van Agt juga menilai bahwa Timmermans tidak memiliki kemauan dan tidak cekatan menyikap Israel dan juga Rusia saat negeri ini mencaplok Krim. Menurut mantan perdana menteri yang kini sudah gaek ini, Frans Timmermans benar-benar sudah menjadi pro Israel.

Buktinya Timmermans tidak membela Désirée Bonis seorang anggota parlemen dari PvdA yang terpaksa mundur karena mengajukan persyaratan kalau Belanda mau memperkuat hubungan dengan Israel. Lima hari kemudian Timmermans terbang ke Israel untuk memperkuat hubungan dengan Israel dengan mengatakan pertemuan dengan perdana menteri Israel Benyamin Netanyahu.

Frans Timmermans mengundurkan diri sebagai menlu karena diangkat sebagai Komisaris Uni Eropa. Ia digantikan oleh Bert Koenders. Van Agt berharap agar pengganti Timmermans, yang juga dari partai buruh PvdA itu akan memiliki ‘visi’ dan ‘keberanian’ untuk menjalakan kebijakan yang adil.

Sumber: Trouw

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s