“Para Jihadis adalah Pengkhianat”

“Mereka yang menyerukan perjuangan kekerasan atau bepergian ke daerah-daerah perang untuk angkat senjata, adalah pengkianat, “ Demikian tegas Walikota Rotterdam Ahmed Aboutaleb dan pejabat senior pemkot Rotteram Eerdmans”.
Dalam sebuah opini di harian Trouw kedua tokoh ini menyatakan, bahwa “para penghianat” ini tidak hanya mengabaikan nilai-nilai utama demokrasi, tapi juga nilai-nilai utama orang tua mereka, yang dulu datang ke Belanda, negara bebas dan toleran atau yang dulu meninggalkan negara asal mereka demi masa depan anak mereka.
Kedua politisi kota pelabuhan ini membenarkan kabinet Belanda yang mengambil tindakan tegas terhadap para jihadis. Menurut mereka pemerintah lokal Belanda memegang peranan sangat penting untuk mensinyalir gejolak radikalisasi dan mencegahnya.
Ahmed Aboutaleb adalah putra seorang buruh muslim asal Maroko yang datang ke Belanda sekitar 50 tahun lalu. Para buruh itu meninggalkan negara asal mereka untuk hijrah ke Belanda selain untuk mencari nafkah demi masa depan anak-anak mereka, tetapi juga mencari kebebasan dan toleransi.
Kedua politisi menyatakan dengan tegas, para imam yang menyebarkan kebencian tidak berhak berada di Belanda. Namun mereka menyadari, masih belum ada fasal dalam hukum Belanda untuk mencegah kedatangan imam atau guru-guru agama dari luar yang menyebar kebencian.
Belanda adalah negara tempat orang bebas berpendapat. Tapi para imam itu, menurut kedua politisi ini, tidak berhak menyebar kebencian. “Menurut kami, mereka tidak bisa berdalih pada prinsip kebebasan berpendapat”
Mayoritas muslim tidak mendukung pemikiran radikal IS (Islamic State) atau Negara Islam yang melancarkan perang agama, lanjut pejabat pemkot Rotterdam itu dalam opini mereka.
Makanya mereka berpendapat pula, mayoritas muslim hendaknya lebih banyak menyuarakan pendapat mereka untuk menentang kelompok radikal.
Akhir September nanti Rotterdam akan menggelar konferensi membahas pengaruh konflik internasional terhadap masyarakat Belanda. Ummat Islam juga akan dilibatkan dan diundang.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke “Para Jihadis adalah Pengkhianat”

  1. Menulis tentang peristiwa di Belanda dan berupaya membandingkannya dengan Indonesia ….. apanya pak yang dibandingkan? pasti tidak akan pernah cocok antara Belanda dengan Indonesiaku

    • berita belanda berkata:

      Maksud membandingkannya dengan Indonesia di sini adalah membandingkan cara Belanda menyikapi sesuatu peristiwa dengan cara Indonesia, tetapi memang tidak selalu bisa dibandingkan. Terima anda telah mengunjungi beritabelanda.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s