Kebanggaan Warisan Indonesia di KBRI Den Haag

heritagDalam rangka memperingati HUT ke-69 Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Belanda bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) menggelar acara yang berjudul “The Pride of Indonesian Heritage” atau Kebanggaan Warisan Indonesia. Acara yang digelar di gedung KBRI Den Haag ini berlangsung dari jam 12:00 sampai jam 15:00 waktu setempat.
Setelah menulis nama dan alamat di buku tamu para undangan menerima dua buku kecil. Yang satunya memperkenalkan BNI sebagai sponsor hajatan ini. BNI adalah bank milik negara yang merupakan salah satu lembaga yang menempuh jalan pembangunan berkesinambungan. Dengan 3 P (Profit, People and Planet) beberapa tahun belakangan BNI mengembangkan konsep Go Green dan membagi prinsip ini kepada para pemangku kepentingan.

Melalui program “Kampoeng BNI” yang dilansir sejak tahun 2007 bank ini aktif terlibat dengan pembangunan ekonomi lokal, pemberdayaan potensi usaha masyarakat dan memberikan nilai kesinambungan terbaik kepada masyarakat. BNI memberi pinjaman kepada usaha kecil menengah untuk mendukung sepenuhnya proyek-proyek yang berkesinambungan. Demikian terbaca di buku tersebut.

Buku lain yang lebih kecil lagi merupakan katalog produk berbagai perusahaan UKM Indonesia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Retno Marsudi dalam sambutannya menekankan betapa baiknya hubungan antara Indonesia dan Belanda saat ini. “Kami juga merayakan era baru hubungan antara Indonesia dan Bealnda. Tahun lalu perdana menteri Belanda dan presiden RI melansir kemitraan komprehensif,” katanya.

Seusai sambutan Ibu Dubes, acara dilanjutkan dengan pagelaran mode. Dua model perempuan jangkung muncul mengenakan pakaian karya dua perancang kondang Indonesia: Denny Wirawan dan Tuty Cholid. Dua praga ini idak hanya berjalan di depan, tapi juga mendatangi publik sehingga mereka bisa menyentuh pakaian yang dipragakan.

model2
Para hadirin terdiri dari tua dan muda, masyarakat dan diaspora Indonesia di Belanda serta berbagai pengusaha Belanda dan asing.

Joel Bonsu, pemilik Mondego Business Fashion di London sangat terkesan dan mengapresiasi karya tradisional Indonesia ini. Ia mengaku banyak mendapat inspirasi untuk mengembangkan produknya yaitu membuat lapisan jas. “Saya sangat mengharga,” kata Traveler Tailor asal Ghana ini.
Selain menyaksikan mode show, para hadirin juga bisa menikmati lagu dan musik tradisional Indonesia. Di samping itu juga ada stan-stan yang memajang produk-produk yang merupakan kebanggaan warisan Indonesia tersebut.
Sekitar jam dua siang para hadirin bisa menikmati masakan Indonesia, suatu tradisi yang juga merupakan kebanggaan Indonesia.

Bari Muchtar

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s