Amerika dan Inggris Bertanggung Jawab Atas Pembantaian 1965

The Act of Killing, karya Joshua Oppenheimer, meraih penghargaan British Academy of Film and Televion Arts Awards (BAFTA), sebagai film dokumenter terbaik. Dalam sambutannya saat menerima hadiah sutradara Joshua Oppenheimer mengimbau Inggris dan Amerika Serikat agar bertanggung jawab dalam memproses trauma Indonesia berkaitan dengan pembantaian warga komunis yang terjadi setelah Soeharto mengambil alih kekuasaan pada tahun enam puluhan abad lalu.

Ketika itu para jagal anti komunis Soeharto membunuh setidaknya 500.000 warga yang diduga komunis. Menurut Oppenheimer Amerika dan Inggris terlibat langsung dalam kejahatan para jagal tersebut dan karenanya ikut bertanggung jawab.

Selanjutnya Oppenheimer mengatakan, ia gembira karena filmnya mendorong diskusi di Indonesia. Menurut dia, setelah muncul film ini cara media Indonesia menyorot “bencana moral” yang terjadi pada tahun enam puluhan abad lalu itu berbeda dibandingkan dengan sebelumnya. Joshua juga mengucapkan terima kasih kepada para temannya sutradara anonim yang tidak menghadiri acara pemberian hadiah karena alasan keamanan. The Act of Killing juga dinominasikan untuk hadiah Oscar dalam kategori dokumenter terbaik. Menurut para kritisi film, The Act of Killing mempunyai kans besar untuk menang pada Oscar yang akan digelar pada 2 Maret itu.

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s