Jumlah Guru Besar Perempuan Belanda Masih Kurang

Dibandingkan dengan negara-negara Eropa lain, Belanda masih ketinggalan dari segi jumlah dosen dan guru besar perempuan. Sudah bertahun-tahun posisi Belanda rendah. Namun Belgia, Siprus dan Luxemburg berada di peringkat lebih bawah lagi.

Dasawarsa belakangan peningkatan jumlah guru besar perempuan di Belanda sedikit saja. Selain itu gaji para ilmuwan kaum hawa ini juga semakin berkurang dibandingkan dengan sejawat lelaki mereka yang memiliki posisi dan jabatan yang sama. Demikian hasil laporan de Monitor Vrouwelijke Hoogleraren, Monitor Guru Besar Perempuan.

Pada 2011 jumlah perempuan yang diwisuda lebih banyak dari lelaki, yakni sebanyak 53,6 persen. Jumlah perempuan yang meraih gelar S3 masih lumayan banyak (44,7 persen), tapi andil perempuan yang menduduki posisi lebih tinggi dari itu, berkurang. Dari total guru besar Belanda, hanya 15 persen yang perempuan. Namun dibandingkan dengan dua puluh tahun lalu, jumlahnya meningkat empat lipat.

Belanda tidak berhasil menjangkau norma yang ditentukan Uni Eropa yang menetapkan 25 persen dari jumlah guru besar harus terdiri dari wanita. Diharapkan tahun 2025 target itu bisa tercapai.

Dosen perempuan terbanyak dapat ditemukan di Universtitas Radboud di Nijmegen. Di Universitas di Eindhoven, jumlah dosen perempuan paling sedikit.

Sumber: nu.nl dan ANP

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s