Tersangka Pelanggar HAM Belanda-Argentina Tetap Ditahan

Pilot maskapai penerbangan Transavia, Julio Poch, untuk sementara tetap ditahan di negara kelahirannya Argentina. Demikian dilaporkan koran Trouw Rabu. Penerbang berdomisili di Belanda Selatan ini dituduh terlibat penerbangan maut di negara asalnya. Tiga tahun lalu ia tertangkap di Spanyol dan diekstradisi ke Argentina.

Beberapa tahun silam di Bali Poch konon pernah mengatakan kepada sejawatnya pilot Transavia yang lain, bahwa ia antara tahun 1976 sampai 1983 menjadi pilot penerbangan yang melakukan pembunuhan para lawan diktator Jorge Videla dengan melempar mereka dari pesawat.

Satu setengah tahun lalu para saksi ini memperlunak pernyataan mereka. Namun demikian Kejaksaan Argentina memiliki cukup informasi yang memberatkan Poch untuk tetap menahannya.

Di dokumen yang tebalnya seribu halaman itu antara lain tertulis bahwa komandan sang pilot memuji kedisiplinannya “yang luar biasa” dan dedikasinya serta “hasil positifnya dalam tugas khusus” yang diperintahkan oleh atasannya.

Namun Poch mengatakan antara 1976 sampai 1977 ia menjadi pilot pesawat jet dan pujian tersebut terkait dengan kinerjanya di konflik perbatasan dengan Cile pada 1978.

Poch mengatakan pula, pada 1979 ia hanya lulus ujian teori penerbangan pesawat kargo. Pakar ekstern membenarkan ucapan Poch.

Sumber: www.nu.nl

Pos ini dipublikasikan di Berita dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s