Open House Lebaran di Rumah Dinas Dubes RI di Belanda “Seru”

Menyambut Hari Raya Iedul Fitri 2017/1438 H, pada Ahad, 25 Juni 2017, Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti A. Wesaka Puja beserta jajaran KBRI Den Haag melaksanakan Open House di Wisma Duta Indonesia, Wassenar bagi komunitas Indonesia, mahasiswa Indonesia,  friends of Indonesia, diaspora Indonesia, duta besar negara sahabat  antara lain  Irak dan India maupun  warga Belanda.

Suasana mendung dan sesekali turun hujan, tidak menghalangi keceriaan lebih dari 2000 pengunjung untuk bergembira. Mereka terus bersemangat untuk  bersilaturahmi dan membangun jejaring, serta menikmati santapan dan berjoget bersama.  Puluhan warga Indonesia dan sejumlah bule terlihat ikut “heboh” menari  poco-poco atau dangdut setiap pengisi acara tampil di panggung.  Selain penampil Ferry Kusuma and his band, acara hiburan semakin semarak dengan partisipasi spontan sejumlah “penyanyi dadakan” dari Belanda, termasuk dua wanita Indonesia yang sedang beribur di Belanda.

Mengusung konsep pesta kebun zomer  alias musim panas di Belanda, dengan dekorasi bernuansa Bali pada kain dan payung khas Pulau Dewata dan backdrop Pura, pengunjung betul betul dimanjakan dengan suasana relaks bak resort di Bali.  Acara ini seperti sebuah reward untuk umat Muslimat Indonesia di Belanda yang telah berhasil menuntaskan ibadah puasa selama 1 bulan yang “menantang” karena rata-rata 19 jam  menahan lapar dan haus setiap harinya.

“Acara open house ini tidak saja merupakan ajang saling memaafkan dalam konteks lebaran, tetapi juga connecting the dot dan wahana networking bagi sejumlah orang Indonesia yang datang dari berbagai tempat di Belanda, baik yang tengah studi atau bekerja, dengan sesama Indonesia, orang Belanda maupun friends of Indonesia,” tukas Dubes Puja yang asik berbaur dan menyapa pengunjung yang hadir.

Banyak WNI yang menunggu-nunggu acara ini karena mereka berharap dapat bertemu dengan sesama warga Indonesia dari Amsterdam sampai Rotterdam, Wageningen sampai Groningen, Breda, Tilburg, sampai Mastricht.  Mereka betul-betul menikmati aneka kuliner Indonesia, dari kambing guling, soto Betawi, nasi kebuli, lontong sayur, rendang, sop konro, kalio roti jala  sampai  martabak manis, talam udang, wingko, risoles, lak-lak , sarang semut dan ice cream .

“Acara open house ini merupakan puncak dari rangkaian acara Ramadhan dan Hari Raya 2017.” tambah June Kuncoro Hadingrat,  Koordinator Fungsi Protkons sekaligus Ketua Panita Ramadhan dan Hari Raya Iedul Fitri 2017 KBRI Den Haag. Selama bulan Ramadhan, setiap Jumat  malam diadakan buka bersama di KBRI Den Haag yang dihadiri sekitar 200 orang, diisi dengan ceramah oleh Ustad Al Hafizd Fathur Umam, SH dari Kudus, Jawa Tengah diikuti sholat Magrib dan tadarus bersama.  Melalui Open House ini juga disampaikan sejumlah informasi acara KBRI Den Haag mendatang seperti acara Fashion Show Indonesia di Grote Kerk Den Haag awal Juli 2017, Pasar Raya Indonesia di Brodfabriek, Rijswijk  14-16 September 2017 dan rangkaian acara Europhalia sejak Oktober 2018 di berbagai kota di Eropa terutama di Belanda.

Dipublikasi di Berita | Tag , , | Meninggalkan komentar

Presenter Televisi Belanda Dibebaskan Penculiknya di Kolombia

Bolt (kiri) dan cameramannya diapit grilyawan ELN
©ombudsman Kolombia

Kementerian Luar Negeri Belanda mengkonfirmasi bahwa presenter televisi Belanda, Derk Bolt dan cameramannya Eugenio Follender yang sempat diculik di Kolombia akhirnya dibebaskan Sabtu pagi waktu Belanda. Mereka diculik oleh gerilyawan ENL.

Setelah mengalami perjalanan selama beberapa jam dari hutan rimba, kedua pria ini tiba di kota Cúcuta.

Sabtu pagi waktu Belanda Bolt dan Follender diserahkan kepada tim ombudsman Kolombia di kota Convención di Cataumbo. Convención adalah kawasan yang banyak terjadi kekerasan dari negara bagian Santander Utara, tempat kedua awak media Belanda ini diculik.

Menlu Belanda, Bert Koeders, sudah sempat berbicara dengan Bolt. Kedua pria baik-baik saja. “Kami akan berusaha sekuat tenaga agar mereka secepatnya kembali ke Belanda,” kata Koeders.

Acara televisi Derk Bolt bernama Spoorloos, yang kegiatannya membantu orang untuk melacak keluarganya yang hilang atau lama terpisah. Banyak juga orang asal Indonesia yang diangkat anak di Belanda memanfaatkan acara Spoorloos untuk mencari orang tua biologis mereka di Indonesia.

Dipublikasi di Berita | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Kemungkinan Serangan Terorisme di Belanda Riil

Kepala NCTV, Dick Schoof
©nos.nl

Menurut Badan Pemberantasan Terorisme Belanda NCTV, kelompok jihadis bulan-bulan belakangan makin terbuka di forum-forum media sosial.

NCTV mengatakan, nada para pengikut gerakan jihadis Belanda, yang jumlahnya “paling sedikit ratusan orang”itu, makin keras.

Hal tersebut tertera di laporan tentang Gambaran Ancaman Terorisme di Belanda atau DTN, yang terbit dipercepat sehubungan dengan serangan-serangan teror belakangan. Laporan itu menyinggung makin bertambahnya ketegangan di masyarakat Belanda, antara lain di seputar referendum UUD Turki dan keresahan di kalangan masyarakat Maroko di Belanda.

“Serangan di masjid di London menunjukkan bahwa polarisasi di seputar Islam mempunyai dampak.” Demikian tertera di laporan tersebut.

Dari kasus-kasus penangkapan dan berbagai penyelidikan dapat disimpulkan bahwa di Belanda ada jihadis yang bersedia melakukan tindak kekerasan. Meski sampai sekarang mereka belum melakukan tindak kekerasan, namunada kekhawatiran kondisi akan berubah. “Para jihadis yang pulang dari Suriah dan sangat berpengalaman dan sudah menjadi keras bisa mengubah dinamika ini,” kata NCTV.

Menurut DTN tadi, Belanda sudah menjadi sasaran sah bagi jihadis, karena negeri kincir angin ini berpartisipasi dalam koalisi anti ISIS. Baru-baru ini dua kelompok jihadis di Afrika menyebut militer Belanda termasuk sasaran. Kelompok lain menyebut Belanda sebagai salah satu musuh Islam.

Laporan itu juga menyinggung serangan-serangan terorisme bertubi-tubi di Barat Eropa yang sejak awal tahun ini menewaskan puluhan warga.

Alhasil, ancanam serangan teroris di Belanda sudah riil. Namun NCTV tetap mempertahankan ancaman terrorisme pada tingkat empat dari skala lima.

Sumber:nu.nl

http://www.nu.nl/binnenland/4789866/jihadisten-manifesteren-zich-openlijker-sociale-mediaplatformen.html

Dipublikasi di Berita | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Vonis Kasus Tengelamnya Gadis Suriah di Kolam Renang

©nosjournaal

Pengadilan Negeri kota Urecht memvonis tiga karyawan sebuah kolam renang Belanda hukuman 60 jam kerja sosial, karena mereka terbukti bersalah atas tenggelamannya gadis asal Suriah pada saat acara renang sekolah dua tahun lalu.

Menurut hakim tiga pengawas kolam renang itu kurang waspada dan berkomunikasi, sehingga Salam yang berusia 9 tahun itu tanpa diketahui pergi ke bagian air yang dalam di kolam renang yang akibatnya ia tenggelam.

Dua guru yang juga berada di kolam renang tidak divonis oleh hakim. Hhakim tidak menilai guru-guru itu tidak melanggar hukum.

Tangggung jawab atas keamanan anak-anak terutama di tangan pengawas kolam renang, kata hakim. Para guru tidak diberi tahu oleh para pengawas kolam renang tentang protokol.

Sebelumnya jaksa menuntut 120 jam kerja sosial, karena kelima orang tersebut tidak mengawasi Salam dengan baik. Menurut Kejaksaan mereka tidak berbagi tugas tentang pengawasan Salam.

Gadis Suriah itu tenggelam pada September 2015 di kolam renang ’t Gastland di Rhenen, Belanda Selatan. Saat itu dia baru tinggal di Belanda. Di sekolah terkait ia dikenal tidak bisa berenang dan belum bisa berbahasa Belanda.

Namun seusai les berenang Salam tidak diawasi khusus. Akibatnya Salam berada di bagian air dalam dan tenggelam tanpa ada yang mengetahuinya.

Pengadilan menyimpulkan, kematian Salam merupaka insiden yang semestinya bisa dihindari andaikan komunikasi antara para petugas lebih baik.

Orang tua Salam menuding pihak sekolah dan kolam renang bersalah atas kematian puteri mereka. Menurut pengacara, mereka “sangat kecewa atas vonis bebas dua guru tersebut”.

Dipublikasi di Berita | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Indonesia Tampil Cemerlang di Holland Festival Amsterdam

Pada penyelenggaraan Holland Festival ke-70, yang berlangsung sejak 3 Juni hingga 25 Juni 2017 lalu, Indonesia telah menjadi fokus kegiatan promosi seni budaya tertua di Belanda ini, dengan tema “Demokrasi Indonesia”. Sejumlah seniman Indonesia telah hadir dan menampilkan karya-karya seninya mulai dari pemusik, pembuat film, hingga artis visual.

Penampilan perdana seniman Indonesia pada Holland Festival diselenggarakan dengan mengangkat tema A Night in Indonesia. Beberapa musisi terkenal asal Indonesia, yaitu Jogja Noise Bambing, Boi Akih, Filastine, Kande, Senyawa dan DJ Sekan, telah menggelah konser bertajuk “A Night in Indonesia” pada tanggal 16 Juni 2017 di Paradiso Amsterdam.

Dalam konser tersebut, para musisi kawakan Indonesia ini berhasil menggabungkan elemen tradisional dari musik pop, folklore, dan EDM (Electronic Dance Music) dengan harmonisasi yang indah.Pagelaran musik yang berdurasi 5 (lima) jam ini dimulai dengan sebuah lokakarya yang dinamai Building Synthesisers.

Jogja Noise Bombing terdiri dari beberapa musisi berbakat bergenre EDM (Electronic Dance Music) yang telah berhasil menggelar festival dan konser bekerjasama dengan seniman lokal di beberapa negara di Asia dan Amerika Serikat. Grup ini memadukan musik dari alat musik elektronik dan musik beraliran punk. Dalam konser A Night in Indonesia, Jogja Noise Bombing telah tampil dan mengadakan workshop di Main Hall Statschouwburg Amsterdam.

Selain Jogja Noise Bombing, Boi Akih juga tampil dalam acara tersebut. Boi Akih terdiri dari vokalis Monica Akihary yang berdarah Maluku serta komposer dan gitaris terkenal Niels Bower. Dalam konser ini, Boi Akih akan menampilkan “Controlling the Swing” yang menceritakan hubungan cinta benci Belanda dan Indonesia dengan improvisasi dan melodi Maluku dengan harmonisasi yang indah. Dalam penampilannya, Boi Akih juga bekolaborasi dengan salah satu pemain gamelan terbaik dari Bali yaitu I Made Subandi.

Sementara grup band Kande yang berasal dari Banda Aceh telah menampilkan perpaduan musik dari alat musik rebana dan gitar listrik dengan vokal suara orang Aceh. Senyawa yang merupakan duo musisi asal Jawa Tengah memadukan musik metal akustik dengan vokal tradisional dari Sulawesi dengan penyanyi utama Rully Shabara. Kemudian Filastine yang berasal dari Malang menyajikan musik post-folk duet dengan alat musik elektronik. Terkahir, grup Sekan menyuguhkan lagu-lagu Indonesia terbaik dari genre musik disko, funk dan boogie.

Apresiasi dari penonton yang menghadiri konser A Night in Indonesia sangat positif. Hal ini dapat direfleksikan dengan penuhnya tempat duduk penonton saat konser ini berlangsung. Ditambah lagi, tiket masuk konser ini relatif cukup terjangkau sekitar € 26,- dan untuk mahasiswa €18,-.

Setan Jawa Memukau Publik 

Salah satu karya terbaik Garin Nugroho, yaitu Setan Jawa, telah ditampilkan pada Holland Festival yang berlangsung sejak 3 Juni hingga 25 Juni 2017. Setan Jawa digelar sebanyak dua kali penampilan yaitu 18-19 Juni 2017 di Muziekgebouw Aan ‘Tijn, Amsterdam. Dalam dua kali pertunjukannya di gedung berkapasitas hingga 500 orang, tampak hampir seluruh kursi yang tersedia dipenuhi pengunjung.

Film hitam putih karya Garin Nugroho ini menyajikan pemutaran film yang tidak biasa. Hal ini disebabkan karena sewaktu pemutaran film pada saat yang sama semua percakapan yang dituangkan dalam nyanyian oleh pesinden, musik dan scores film dimaksud dilakukan secara live. Pemusik yang terlibat adalah gabungan gamelan Jawa dan Bali serta 5 (lima) orang pesinden yang menjadi narator utama Setan Jawa dengan orkestra modern. Pemutaran film yang diiringin musik secara langsung ini juga melibatkan musisi Belanda dan konduktor asal Australia, Iain Grandage.

Keunikan pemutaran Setan Jawa tersebut menjadikan pemutaran film ini menjadi sangat menarik pengunjung dan bahkan beberapa dari pengunjung menonton film dimaksud sebanyak dua kali. Pemutaran film Setan Jawa sukses memukau para penonton yang hadir.

Setan Jawa merupakan suatu karya yang terisnpirasi dari teater wayang kulit Indonesia. Bagi Garin Nugroho, wayang adalah suatu seni yang mengandung dua makna, yaitu realita dan mistis. Hal itu yang menjadikan film Setan Jawa memiliki konsep serupa dengan wayang dan mampu menciptakan daya tarik tersendiri bagi penonton yang datang dalam festival tersebut.

Jalan cerita Setan Jawa yang dibuat seperti berhalusinasi  mampu memperlihatkan kondisi yang sesungguhnya dari aspek kemiskinan di Pulau Jawa pada awal abad 20. Film ini diberi latar musik tradisional Jawa yang bernuansa mistis dengan konsep yang dibuat tradisional mungkin agar penonton tidak hanya sekadar menonton, namun juga dapat  merasakan bagaimana kondisi Pulau Jawa masa itu.

Film Setan Jawa bukan film Indonesia pertama yang diputar di Belanda. Namun, Setan Jawa memiliki perbedaan dan keunikan tersendiri. Setan Jawa memberikan pengetahuan kepada para penonton mengenai sejumlah aspek, salah satunya yaitu dari aspek budaya. Hal itu pula ditujukkan dengan maksud mengenalkan kebudayan Indonesia kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Belanda.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, turut hadir dan menikmati kedua event tersebut. Dubes Puja juga sempat berbincang dengan Garin Nugroho dan pemeran utama perempuan, Asmara Abigail, yang menyempatkan hadir dalam pagelaran dimaksud.

 

Dipublikasi di Berita | Tag , , | Meninggalkan komentar

Jam Sekolah dan Kantor di Belanda Disesuaikan Karena Suhu Panas

Duduk dekat air saat suhu sangat panas
©flickr.com

Belakangan suhu di Belanda sangat panas. Setidaknya menurut ukuran Belanda. Makanya beberapa sekolah di kawasan Timur dan Selatan mengambil tindakan khusus. Misalnya beberapa sekolah menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar di luar gedung sekolah, menambah minuman buat siswa.

Ada juga sekolah yang menyesuaikan waktu sekolah atau apa yang disebut tropenrooster yang arti harfiyahnya jadwal tropis. Misalnya sekolah Bernard Lievegoedschool di Maastricht, Belanda Selatan, buka hanya sampai jam 13.30. Menurut sekolah ini, lewat jam tersebut suhu di sekolah melunjak terutama di lantai paling atas.

“Di sana panasnya luar biasa, “ kata direktur sekolah Janny de Vries kepada televise lokak 1Limburg. “Sampai-sampai ada siswa yang sakit kepada dan pusing kepala.”

Sekolah Pieter Breughelschool di Arnhem, Belanda Timur, banyak menyelenggarakn kegiatan di hutan di bawah pohon-pohon rindang. Misalnya Selasa ini mereka melakukan latihan musical di hutan.

Banyak sekolah lain yang memberlakukan tropenrooster Kamis mendatang yang mana suhu mencapai 30 derajat selsius. Jam 12.30 para murid sudah disuruh pulang.

Tropenrooster tidak hanya diberlakukan di sekolah-sekolah saja. PNS di kantor gubernur di Maastricht diperbolehkan pulang lebih dini. Fasalnya suhu udara di sana bisa mencapai 35 derajat, suatu hal yang jarang terjadi di Belanda.

Terlepas dari itu, kantor Gubernur Maastricht saat ini tengah membangung sistem yang bisa mengatur suhu.

Dipublikasi di Berita | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Umat Islam di Belanda Diimbau Agar Tenang

©nos.nl

Dewan Masjid Maroko di Belanda mengimbau umat Islam agar tenang sehubungan dengan serangan teroris yang menggunakan mobil van di masjid London Senin dini hari waktu setempat.

“Tindakan ini bisa jadi untuk mengadu domba antar kelompok,” kata jurubicara Said Bouharrou. “Kami minta umat Islam agar tenang dan jangan terprovokasi.” Ia menambahkan bahwa teroris itu tujuannya adalah untuk memecah belah masyarakat. “Ini tidak boleh kita biarkan.”

Bouharrou menilai serangan terhadap masjid ini sebagai suatu hal yang menggelisahkan dan ia sangat menyayangkan hal tersebut terjadi. Namun ia menambahkan, jumlah serangan terhadap masjid belakangan memang makin bertambah. Ia menyebut serangan terhadap masjid di Enschede, Belanda Timur, di Jerman dan sekarang di London. “Ini sudah menjadi trend,” katanya.

Februari lalu, Koordinator Nasional Pemberantasan Terorisme dan Keamanan (NCTV) dan berbagai organisasi muslim menyusun paket pengamanan masjid. Di dalamnya terdapat anjuran-anjuran untuk mengamankan masjid.

Selain itu saat ini terjadi kontak antara berbagai organisasi. Bouharrou mengimbau masjid-masjid untuk mempelajarai paket tersebut dan selalu waspada. Ia juga menganjurkan masjid-masjid agar mengontak polres setempat.

Peristiwa di masjid Finsbury London tersebut menewaskan seorang warga, mencederai sejumlah orang lain. Pelakunya adalah seorang pria berusia 47 tahun.

Dipublikasi di Berita | Tag , , , | Meninggalkan komentar