Pameran Foto Perkebunan Kopi Indonesia di Amsterdam

Sacha de Boer
foto: NOS

Mulai tanggal 13 sampai dengan 28 Januari 2018 di Amsterdam digelar pameran foto-foto dari Indonesia. Jangan salah faham. Karya seni ini bukan bikinan orang Indonesia, tapi karya seorang fotografer Belanda Sacha de Boer.

Atas permintaan Nespresso Sacha bertolak ke Jawa untuk membikin foto-foto perkebunan kopi. Bukan hanya itu saja tapi juga pemandangan indah Indonesia menjadi sasaran lensanya. Sacha ingin memperlihatkan bagaimana petani Indonesia dengan penuh dedikasi dan respek terhadap alam tiap hari bekerja keras untuk mewujudkan kopi yang berkualitas terbaik.

‘Di pameran ini Anda bukan hanya dapat melihat foto-foto Sacha tapi Anda seolah menjelajah perkebunan di Indonesia dengan mengenakan “virtual-realitybril”.’ Demikian tertulis di website www.vondelcs.nl.

Sacha de Boer memang suka keliling dunia untuk memotret orang dari bermacam budaya. Sacha de Boer menjadi selebriti di Belanda sejak ia bekerja sebagai pembaca warta berita di televisi nasional Belanda NOS. Pada 2013 ia berhenti menjadi penyiar untuk berdedikasi pada profesi lamanya yakni fotografi.

Pameran digelar di VondelCS, Vondelpark 3, Amsterdam

Iklan
Dipublikasi di Berita | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Dubes AS untuk Belanda Minta Maaf

Foto: NOS

Pete Hoekstra, Dubes Amerika Serikat yang baru untuk Kerajaan Belanda meminta maaf atas ucapan yang pernah ia sampaikan pada 2015.

Kala itu ia mengatakan bahwa di Belanda ada kawasan-kawasan yang tidak aman atau “no go zones” dan banyak politisi dibakar.

Kalau ditilik kembali saya kaget bahwa saya pernah mengatakan itu. Itu pernyataan yang salah. Salah sama sekali,” kata Dubes Amerika kelahiran Belanda ini kepada koran De Telegraaf.

Rabu lalu Hoestra menyerahkan surat kepercayaan kepada Raja Willem Alexander. Seusai menghadap Raja, Hoestra bungkam ketika wartawan meminta komentarnya tentang ucapan tersebut. “Ini Belanda. Di sini Anda harus menjawab,” kata para wartawan Belanda.

Sebelum itu Dubes Negeri Paman Sam ini juga pernah ditanya reporter Belanda untuk Amerika tentang ucapannya pada 2015. Ketika itu Hoekstra mengatakan, bahwa itu hoax. Setelah itu ia meminta maaf.

Di artikel di De Telegraaf itu Dubes AS juga mengatakan, bahwa ia tidak mau lagi mengomentari soal itu pada jumpa pers tersebut. Ia hanya mau berbicara soal-soal lain seperti hubungan Belanda dan Amerika. Selain itu ia menambahkan bahwa ia sudah minta maaf.

Dipublikasi di Berita | Tag , , | Meninggalkan komentar

Memahami Indonesia lewat musik non tradisional

“The good thing about music, is that when it hits you, you feel no pain,” demikian Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, mengutip Bob Marley dalam pembukaan pergelaran Jazzindo Et Al. New Year’s Concert, yang diselenggarakan Rabu malam, 10 Januari 2018, di Ruang Davis Cup – Event Plaza, di Rijswijk, Negeri Belanda.

Harry Mantong
Musik adalah bahasa universal. Dengan musik, kita dapat berkomunikasi melintasi batas-batas budaya dan bahasa. Hal itu terbukti dari sambutan tepuk tangan meriah warga Belanda meskipun tidak memahami lirik lagu “Inikah Cinta” yang ditampilkan oleh Harry Mantong, diiringi Potatone Band. Harry Mantong, yang pada 2005 berhasil menembus lima besar di ajang pencarian bakat Indonesian Idol, turut meramaikan acara Jazzindo Et Al. New Year’s Concert. Ia tampil dengan diiringi oleh Potatone Band, yang beranggotakan para mahasiswa Indonesia yang sedang berkuliah di Belanda. Selain Harry dan Potatone Band, konser musik ini juga menampilkan kelompok musik dari Belanda beraliran jazz/world music, Boi Akih, serta dua penyanyi Belanda lainnya, Mick Woearbanaran dan Justine Pelmelay.

Musik jaz Indonesia
Jazzindo Et Al. New Year’s Concert
 diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, dengan tujuan untuk mendorong peningkatan pemahaman tentang Indonesia, khususnya melalui musik modern atau non tradisional, dengan menampilkan bakat-bakat warga Indonesia maupun diaspora Indonesia. Lewat kegiatan ini, KBRI Den Haag ingin lebih memperkenalkan musik jazz Indonesia kepada masyarakat Belanda, selain mendukung diaspora Indonesia dan menjaga kesinambungan kerja antara KBRI Den Haag dengan para mitra kerja.

Boi Akih
Usai sambutan pembukaan oleh Duta Besar, para hadirin dihibur dengan penampilan duo Boi Akih, sebuah kelompok musik yang berbasis di Amsterdam, yang memadukan musik tradisional dari Kepulauan Maluku, Bali, jazz Belanda (Eropa), musik improvisasi, musik India klasik dan musik tradisional Afrika. Gitaris Niels Brouwer dan vokalis Monica Akihary mempersembahkan sejumlah tembang karya mereka, diantaranya Mental Voyage dan When Evening Falls. Pada pertunjukannya, Monica Akihary juga menyanyikan lagu dalam bahasa Haruku, bahasa ibunya yang berasal dari Pulau Haruku di Maluku Tengah.

Harry Mantong bersama Potatone Band tampil setelah Duo Boi Akih, membawakan lagu-lagu Indonesia dan Barat berirama jazz-pop, seperti lagu Inikah Cinta, Tersiksa Lagi dari Utha Likumahua (alm.), dan You are my everything milik penyanyi Indonesia, Glenn Fredly. Atase Pendidikan dan Kebudayaan juga turut memeriahkan acara dengan menyumbangkan sebuah lagu berjudul Widuri. Sebagai salam perpisahan dan ucapan terima kasih, anggota Persatuan Pelajar Indonesia di Belanda mempersembahkan lagu, “Terlalu Manis” dari band rock Indonesia, Slank.

Makan malam
Setelah penampilan Harry Mantong dan Potatone Band, para tamu dipersilakan untuk menikmati makan malam, berupa hidangan khas Indonesia, seperti sup kimlo, gado-gado dan tongseng. Selain makanan utama, para tamu juga dapat menikmati makanan kecil singkong goreng dan wingko babat, serta minuman dari Indonesia, bir Bintang, yang cukup terkenal di Belanda. Sambil menikmati makan malam, para tamu dihibur oleh penampilan Nilam Sari, seorang diaspora Indonesia.

Justine Pelmelay
Sebagai puncak acara, penyanyi Belanda Justine Pelmelay tampil di panggung, membawakan sejumlah lagu dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Justine membuat suasana malam makin meriah dengan mengajak para hadirin menarikan poco-poco bersama, hingga acara Jazzindo Et Al. New Year’s Concert ditutup pada pukul 21.30.

Acara yang berlangsung pada pukul 18.00 – 21.30 ini dihadiri sekitar 350 tamu undangan, terdiri atas mitra kerja KBRI di Belanda, kalangan diplomatik dan pers Belanda, diaspora Indonesia di Belanda serta pelajar dan mahasiswa Indonesia di Belanda. Pergelaran Jazzindo Et Al. New Year’s Concert sekaligus untuk melepas tiga pejabat KBRI Den Haag yang akan segera mengakhiri masa tugasnya, yakni Minister Counsellor Fungsi Ekonomi, Andrei T. Marentek; Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Bambang Hari Wibisono; dan Atase Polisi, Yuda Gustawan.

Dipublikasi di Berita | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Dinas Intelijen Belanda Peringatkan Ancaman Jihadis Perempuan

Gedung AIVD
©FaceMePLS

Di Belanda ada sekitar seratus perempuan yang berideologi jihadis. Sejak 2012 ada sekitar delapan puluh perempuan muslim radikal bertolak ke kawasan perang di Suriah dan Irak.

Dengan demikian ancaman bagi Belanda makin kuat, terutama karena khilafah sudah hancur dan mungkin banyak yang akah hengkang dari sana. Sebagian kecil dari mereka bersedia melakukan kekerasan.

Makanya badan intelijen Belanda AIVD dalam laporan yang diterbitkan Jumat 17 November 2017 mengeluarkan peringatan tentang peranan perempuan di kalangan jihadis.

Ini untuk kali pertama dinas intelijen ini mengumumkan jumlah. Menurut AIVD, peranan perempuan di kalangan jihadis tidak boleh dianggap remeh. Mereka biasanya sangat berkomitmen dengan perjuangan jihad. Baik perempuan yang ada di Belanda maupun yang ada di kawasa perjuangan.
Selama ini kebanyakan perempuan tidak berada di permukaan, tapi karena ISIS sekarang terdesak dan kekuarang pejuang, maka perempuan menjadi lebih aktif dan terlibat dalam tindak kekerasan. Di kawasan ISIS perempuan diizinkan oleh ISIS untuk mengenakan senjata dan sabuk bunuh diri. “Sejumlah perempuan Belanda juga terlibat,” tulis AIVD.

Menurut AIVD, bukan hanya perempuan dewasa anak-anak juga dilatih untuk berjihad.

Dipublikasi di Berita | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Mahasiswa Indonesia di Belanda Prihatinkan Lingkungan Hidup

“Semua menu nggak pakai minyak sawit.” Demikian tutur Nila Fariza Azilia Patty kepada beritabelanda.com. Jumat tanggal 17 November Nila akan menggelar apa yang disebut Palm Oilfree Dinner di Nijmegen. Tujuannya adalah untuk mendukung kampanye LSM Lingkungan Hidup Belanda Milieudefensie (Pertahanan Lingkungan).

LSM lingkungan hidup Belanda ini tengah mencari dukungan untuk menandatangi petisi kepada pemerintah Belanda untuk menghentikan penggunaan biofuel yang bahannya dari minyak kelapa sawit. Perkebunan kelapa sawit yang terdapat di berbagai benua dan negara termasuk Indonesia berdampak merusak lingkungan hidup. Pembabatan hutan banyak akibat negatifnya terhadap lingkungan hidup seperti rusaknya keseimbangan alam dan berkurangnya habitat hewan.

Mohon dukungannya untuk kelestarian hutan di Indonesia dan seluruh makhluk di dalamnya,“ tulis mahasiswa biologi di Universitas Nijmegen tersebut di facebook.

Makan malam yang merupakan bagian dari kegiatan Meet&Eat itu diselenggarakan mulai 18.30 di Studentenkerk, Erasmuslaan 9A, Nijmegen.

Bagi yang mau ikut menandatangi petisi, silakan kunjungi link ini:

https://trekdegrens.nl/

Klik kata petitie di bawahnya.

Dipublikasi di Berita | Tag , , , | Meninggalkan komentar

Pilkada Maluku Mendekati Permainan Akhir

©www.idn-nl.com

Pada 27 Juni 2018 akan digelar pemilihan Gubernur Maluku. Sebanyak 1.228.946 elektorat di 9 distrik dan dua kota akan menyoblos di hampir 4000 tempat pemungutan suara (TPS). Akhir perebutan kursi sudah tampak. Minggu depan akan diumumkan siapa di antara 16 balon (bakal calon)akan lolos menjadi calon. Tapi apa aturan mainnya? Calon mana saja yang memiliki kans besar dan apa lagi yang berperanan. Berikut ini sebuah upaya penguraian.

*Sam Pormes

Permainan awal
Untuk bisa ikut pilkada seorang bakal calon harus memiliki dukungan 20 persen dari anggota DPRD. Pembagian kursi DPRD sekarang terdiri dari: PDIP (7), Golkar (6), Demokrat (6), PKS (6), Gerindra (5), Nasdem (4), Hanura (4), PKB (3), PKPI (2), PAN (1), PPP (1). Totalnya 45 kursi.

Diperlukan 9 kursi. Minimal harus didukung 2 partai. Juga mungkin untuk mendapatkan 25% suara. Secara teori seseorang yang didukung kurang dari 9 kursi mungkin juga untuk dicalonkan. Tapi untuk itu diperlukan pemilih dari partai-partai yang tidak berhasil mencapai ambang pintu.
Selain juga masih ada kemungkinan untuk maju sebagai calon independen. Tapi untuk itu diperlukan sekitar 125.000 tandatangan pemilih yang disertai dengan KTP. Lalu dukungannya harus tersebar berimbang di kepulauan. Tapi ini tidak gampang.

Pencalonan
Setengah lalu ada 16 calon yang maju untuk mencari dukungan partai. Setelah itu mulailah permainan perebutan kursi. Sudah lama menjadi rahasia umum seorang calon sekurangnya harus memiliki satu juta euro di rekening banknya untuk bisa berhasil menjadi calon. Ini semua tidak gratis. Harus mengeluarkan uang. Jumlahnya tidak bisa diverifikasi. Dirahasiakan. Tapi ada yang menyebut 1 sampai 4 miliar rupiah.
Partai-partai yang tahu bahwa mereka diperlukan bagi seorang calon supaya memperoleh dukungan 9 kursi, jual mahal. Sebenarnya partai-partai yang tidak mengajukan calon juga begitu.

Siapa saja para calonnya?
Sekarang sudah mulai agak jelas bahwa ada dua calon yang sudah pasti mencalonkan diri untuk menjadi Gubernur. Assagaff, gubernur petahana dan mantan Kapolda Murad. Assagaff sudah menunjuk cawagubnya yaitu Bupati Maluku Tenggara. Ini merupakan langkah yang sangat strategis. Dua calon ini diusung oleh Golkar dan PKS. Jumlah kursinya dua belas.

Berdasarkan pengalaman masa silam, elektorat dari Tenggara, Tenggara Barat, Aru, Barat Daya dan Tual mencoblos calon dari Terselatan.
Pada pilkada yang lalu Herman Koedoeboen (Kei) berhasil menang di kabupaten-kapupaten tersebut di atas dan di Tual. Akhirnya dia kalah sama Vannath, bupati Ceram kala itu, hanya dengan perbedaan suara beberapa ribu saja. Vannath akhirnya dikalahkan oleh Assagaff.

Sekarang yang menjadi penantang adalah Murad. Dia adalah mantan Kapolda Maluku dan sekarang menjabat Komandan Brimob. Murad sudah meraih dukungan Nasdem, Hanura dan PKPI. Jumlah kursinya 10. Tapi siapa yang menjadi cawagubnya Murad? Banyak spekulasi tentang ini.
Supaya bisa mengalahkan Assagaff, Murad mengharapkan dukungan PDIP. Ada tiga calon. Anggota parlemen yang populer Mercy Barends, Bupata Tenggara Barat, Orno dan Herman Koedoeboen. Tapi Mercy tampaknya sudah menolak. Ia baru tiga tahu duduk di parlemen dan masih mau menambah pengalaman. Mercy tampaknya lebih cocok untuk menjadi gubernur perempuan pertama pada 2024.

Herman tidak mau menjadi pemain biola kedua dan akan maju sebagai calon independen. Lalu sisanya Barnabas Orno, Bupati Maluku Tenggara Barat (Tanimbar). Tapi ini tidak tanpa risiko. Ia disebut dalam penyelidikan kasus korupsi subsidi desa di Maluku Tenggara Barat. Masih ada kemungkinan minggu depan akan muncul calon dari topi sulap Megawati, Ketum PDIP. Yang mungkin bisa memunculkan dadakan adalah Herman Koedoeboen, Jaksa Tinggi di Semarang, Jawa Tengah. Bersama mantan bupati Ceram Timur ia membentuk tim HEBAT.
Tapi untuk itu mereka minggu depan harus sudah berhasil mengumpulkan 125.000 tandatangan yang dituntut untuk diverifikasi.
Kalau desas-desus ini benar, maka mereka akan memenuhi syarat.

Lalu masih ada aksi dari Waeleruni-Kairoty. Waeleruni yang namanya jadi terkenal karena kecendrungan dukungannya terhadap RMS, pada 1 November lalu mengumumkan bahwa dirinya akan muncul sebagai calon independen. Tapi mengingat waktu hanya tinggal satu bulan lagi, ini sepertinya lebih merupakan stunt publisitas atau Waeleruni bakal diganjar untuk dengan cara ini menyingkirkan Koedoeboen. Ia harus meraih sebanyak mungkin tanda tangan dari pendukung Koedoeboen sehingga ia gagal. Kan cuma boleh boleh mendukung satu calon.

Kans yang ada
Sampai sekarang gubernur Maluku terpilih dari Golkar dan PDIP. Jadi kans buat Murad dan Assagaff tampaknya masih besar. Tapi kedua orang ini khawatir juga menghadapi Koedoeboen-Vannath. Ada tiga alasan. Pertama mereka populer di kabupaten Terselatan, kota Ambon dan Ceram Timur. Ditambah lagi kenyataan bahwa belum pernah orang berasal dari Terselatan dan Ceram yang sempat memimpin Maluku.

Alasan kedua makin banyak orang meninggalkan partai yang biasanya mereka dukung. Mereka tidak fanatik partai lagi. Semacam sekularisasi politik. Akhirnya agama tetap memegang peranan yang berarti. Herman, seorang kristen protestan, berhadapan dengan dua orang muslim yakni Murad dan Assagaff. Suara umat Islam terpecah oleh dua calon, sementara umat Kristiani tidak menghadapi masalah ini. Tapi kartu agama lebih banyak berperanan di pedesaan ketimbang di kota-kota.

Namun masih ada alasan keempat. Kartu populistis dan etnosentris. Dengan mencontoh Jakarta, tidak tertutup kemungkinan asal muasal Murad dan Assagaff akan diperhatikan. Kedua orang ini bukan asli Maluku. Di Belanda hal ini tidak aneh. Contohnya Beta Anak Maluku Melanesia.
Semoga ini tidak terjadi. Yang jelas suasananya akan seru.

*Koordinator Taskforce Maluku & Maluku Utara Diaspora Indonesia di Belanda

Dipublikasi di Berita | Tag , | Meninggalkan komentar

Belanda Makin Mengurangi Jumlah ATM

ATM di Belanda
©Michiel1972

Karena makin banyak warga Belanda belanja online, maka jumlah ATM makin berkurang. Lima tahun belakangan sudah 800 ATM ditutup, dan tahun-tahun mendatang sekitar 2000 ATM bakal dibongkar. Demikian menurut Geldservice Nederland, badan yang menangani pelayanan keuangan.

Di masa mendatang rupa ATM akan seragam dan tidak akan ada nama bank lagi. Untuk pelayanan ATM tidak masalah anda nasabah bank mana. Sebelum tahun 2020 semua ATM sudah netral.

Menurut pihak perbankan, pengurangan jumlah ATM ini adalah akibat dari makin dahsyatnya kasus penjebolan ATM.

Di pedesaan jumlah ATM lebih drastis dikurangi. Di beberapa kampung sudah tidak ada lagi ATM. Banyak masyarakat desa Belanda marah. Beberapa bank seminggu sekali menyediakan ATM keliling sebagai alternatif. Tapi masyarakat tidak puas juga.

Makanya Geldservice Nederland berjanji akan mengkaji kembali apakah tiap 5 kilometer harus ada ATM, seperti yang dijadikan aturan selama ini

Dipublikasi di Berita | Tag , , | Meninggalkan komentar